Menjadi Finalis WEE

Pagi ini cukup cerah hingga bisa dibilang sangat cerah, secerah wajah-wajah peserta lomba WEE (World Education Expo). Ya, tepatnya hari jumat 23 september 2016. Ada 5 tim dari teman teman kita telah lolos pada final tahap pertama di lomba yang di bilang cukup keren ini.
Lomba ini bertemakan tentang Business Plan, ya memang agak cukup melenceng pada kumpulan komunitas kita sih. Bayangkan aja, kita yang biasanya kumpul bahas tentang dunia IT atau dunia teknologi mencoba untuk mengikuti lomba WEE bussinies plan ini yang mengarah pada konsep makanan dan minuman yang dimodifikasi menjadi sesuatu yang baru.
Dag dug dug derrrr. Terlihat dari detakkan jantung mereka yang gugup ketika akan mempresentasikan ide mereka masing masing, padahal kita semua masih berada di sekolah, hihi. Kebetulan seleksi final tahap pertama ini berada di Hotel Sheraton Surabaya, jadi kita membutuhkan transportasi yang dapat mengangkut 15 orang dari 5 tim. Jarum jam mengarah pada 07.45 WIB, dan akhirnya para finalis lomba berangkat menuju arah utara. Di perjalanan, tak ada satupun yang ingin memulai untuk bergurau. Mereka masih terlihat sangat gugup bahkan ketakutan hingga ada yang ingin mengundurkan diri karena seperti yang saya bilang tadi, lomba ini sangat keren.
Sesampainya di Hotel Sheraton, para finalis bergegas untuk merapikan penampilannya. Satpam menggiring kita pada suatu tempat atau ballroom yang telah di sediakan untuk para peserta finalis WEE. Duduk berbanjar di atas kursi merah, dan kaki menginjak karpet. Kita menunggu, menunggu, dan menunggu juri datang untuk memulai seleksi final tahap pertama ini. Ada yang berdiam diri di sudut ballroom, ada yang keluar masuk kamar mandi, ada yang santai berfoto foto untuk menghilangkan rasa grogi dan sebagainya.
Tepat pada pukul 10.30 final WEE ini dimulai, semua perlengkapan telah di sediakan disana. Para finalis tentunya makin berdebar debar, untungnya ada tiga orang pahlawan yaitu senior kita memberi semangat peredam bagi finalis 15 orang ini.
Kita melawan tim tim lainnya yang berbeda sekolah di surabaya. Kebetulan hanya 5 tim dari sekolah kita yang mewakili kota sidoarjo. Persentasi di depan juripun telah berjalan dan menunggu giliran untuk dipanggil. Tim 1, tim 2, tim 3, tim 4, dan tim 5 telah menyelesaikan tugas mereka untuk menyampaikan ide konsep lomba yang telah mereka pikirkan dalam 1 bulan belakangan ini.
Terlihat sangat lega senyuman di mulut mereka. Alhamdhulillah, semuanya telah berjalan lancar dan sesuai yang telah kita harapkan sebelumnya. Meskipun pada presentasi tadi, kritik dan saran dari juri sangat pedas untuk di dengar. Inilah kemampuan yang kita miliki, masalah kalah ataupun masuk pada penyisihan tahap grand final yang akan di adakan di Jakarta itu belakangan. Yang terpenting, kita memiliki tujuan dan kemampuan untuk mengembangkan diri pada hal yang lebih positif lagi. Kumpul bersama orang orang hebat, yang saling menyalurkan ide ide kreatif mereka itu sudah termasuk kemenangan bagi kita.
Juri memberitahukan bahwa hasil seleksi babak pertama ini akan di publikasikan melalui email pada finalis yang masuk tahap grand final. Travel telah menunggu di depan, akhirnya kitapun bergegas pulang meninggalkan finalis lainnya yang menunggu giliran untuk menghadap juri.


Share This